Iskandarnote.com Situasi terkini dari invasi Rusia ke Ukraina mekin memanas, dengan munculnya berbagai serangan dan ledakan yang terus terdengar di Kiev.
Serangan balistik dan rudal jelajah dari Rusia kembali terjadi yang menyebabkan ledakan besar sebanyak tiga kali. Ledakan tersebut terjadi di ibu kota Ukraina, Kiev pada hari Jumat, 25 Februari. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Kementrian Dalam Negri Ukraina.
Sementara pasukan Rusia saat ini sudah makin dekat dengan ibu kota negara Ukraina, ujar Presiden Ukraina.
Dengan terjadinya serangan tersebut, pihak dari Indonesia atau Kemenlu RI meminta agar semua warga asal Indonesia yang berada di Ukraina segera berkumpul di Kedutaan Besar RI di Kiev.
“Kami meminta mereka (WNI) untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera berkumpul di KBRI. KBRI juga membantu penjemputan bagi mereka yang kesulitan transportasi.” Pernyataan tersebut disampaikan oleh Judha Nugraha selaku Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Kemlu RI pada hari Jumat 25 Februari 2022.
Kementrian Pertahanan Ukraina meminta agar selalu melaporkan jika ada pergerakan dari Rusia dan melawan dengan menggunakan Molotov. Karena, Rusia dilaporkan masuk ke Kiev, ini yang menyebabkan suasana di Kiev menjadi semakin mencekam.
Pihak dari China memilih untuk abstain karena menolak untuk mengkritik serangan dari Rusia. Sebelum itu, Rusia menggunakan hak vetonya untuk memblokir resolusi Dewan Keamanan PBB. Dan dari hasil pemungutan suara, sebanyak 11 anggota mendukung, satu menentang, dan tiga abstain.
Presiden Ukraina juga meminta tolong ke PM Israel untuk melakukan mediasi dengan Rusia. Presiden meminta bantuan dari Naftali Bennett selaku PM Israel untuk membantunya dalam melakukan negosiasi antara Ukraina dan Rusia. Hal tersebut disampaikan oleh Duta Besar Ukraina untuk Israel, Yvgen Korniychuk.
“Presiden kami percaya Israel adalah satu-satunya negara demokratis yang memiliki hubungan luar biasa dengan kedua belah pihak baik Rusia maupun Ukraina dan itu bisa digunakan untuk memfasilitasi negosiasi tersebut,” kata dia.
Dan pada hari Jumat 25 Februari malam, Presiden Ukraina menyampaikan sebuah pesan dan berisi tiga poin penting yang disampaikan dalam bentuk video.
- Perlawanan Ukraina dipatahkan. “Malam ini akan sangat sulit, dan musuh akan menggunakan semua kekuatan yang tersedia untuk mematahkan perlawanan Ukraina,” yang disampaikan oleh Zelensky.
- Ukraina rugi di kedua sisi. Tujuan utama kami adalah untuk menyelesaikan pembantaian ini, kerugian musuh sangat besar – hari ini ada ratusan tantara tewas yang melintasi perbatasan kami dan datang ke tanah kami,” sedikit tambahan “Sayangnya, kami menderita kerugian,” kata Zelensky.
- Rusia serang taman kanak-kanak. Dalam hal ini Zelensky menuduh pihak Rusia menyerang taman kanak-kanak dan mengbebon infrastuktur sipil.
- Pada sebuah video, Zelensky mengatakan “Saya ingin berbicara dengan Presiden Federasi Rusia sekali lagi. Ada pertempuran di seluruh Ukraina sekarang. Mari kita duduk di meja negosiasi untuk menghentikan kematian rakyat,” pada hari Jumat 25 Februari lalu.
Penyelenggaraan F1 Gagal
Kabar mengenai Formula One (F1) yang harusnya akan di adakan di Rusia, ini akan dilakukan setelah aksi invasi ke Ukraina pada Jumat 25 Februari. Penyelenggara F1 mengatakan tidak mungkin untuk mengadakan balapan dalam keadaan seperti ini.
Korban Meninggal
Zelensky mengumumkan setidaknya ada 316 prajurit terluka akibat serangan dari Rusia dan setidaknya 137 prajurit Ukraina tewas. “saya bertanya semua mitra negara apakah mereka bersama kami. Mereka memang bersama kami, tapi mereka tidak siap untuk dijadikan kami sekutu,” ungkap Zelensky melalui video yang diunggah di Facebook dan dia juga mengungkapkan bahwa sekarang Ukraina sendirian, pada hari Kamis 24 Februari.